Ziarah Kubur

Islam memerintahkan untuk ziarah kubur. Saat umat Islam baru masuk Islam dan imannya masih lemah, Islam tidak memperbolehkan umatnya melakukan ziarah kubur. Namun setelah iman umat Islam sudah kuat, Allah SWT memerintahkan untuk ziarah. Laki-laki dianjurkan untuk ziarah, namun bagi perempuan ada hukumnya.
Menurut para ulama, ada beberapa hukum ziarah kubur bagi perempuan:
1. Disunnahkan seperti halnya laki-laki
2. Mubah
3. Makruh
4. Haram
5. Dosa besar
Adapun pendapat yang paling kuat di antara 5 pendapat tersebut adalah: boleh, tapi tidak boleh terlalu sering. Aisyah ra juga pernah melakukan ziarah kubur.


Adab ketika ziarah kubur:
1. Mengucapkan salam ketika memasuki perkuburan
2. Hendaknya mengingat tujuan utama ziarah kubur
3. Dilarang memakai sendal/alas kaki ketika memasuki area perkuburan. Tujuannya adalah untuk menghormati penghuni kubur.
4. Tidak boleh duduk di atas kuburan
5. Ketika berdo'a tidak boleh menghadap ke kuburan. Harus menghadap kiblat.
6. Diperbolehkan menangis
7. Tidak membaca Al-Qur'an di kuburan, karena tidak ada dalilnya
8. Tidak boleh membawa dan menebarkan bunga/kembang di kuburan, karena itu merupakan kebiasaan orang-orang kafir

Ziarah bisa melembutkan hati, mengingatkan kematian, dan mengalirkan air mata. Kita diperbolehkan ziarah ke makam orang kafir, tapi tidak boleh mendoakan mereka. Ketika ada yang meninggal kita diperbolehkan menangis, akan tetapi tidak boleh sampai berlebihan apalagi sampai meratap. Karena seorang mayat akan disiksa jika keluarganya meratapinya.

Rosululloh SAW selalu mengingatkan kita akan kematian. Perbanyaklah menyebut sesuatu yang bisa meluluhlantakkan kenikmatan, yaitu kematian. Dalam QS. Al-Imran:1-5 disebutkan bahwa "Setiap jiwa pasti akan mengecap kematian. Tidaklah kehidupan di dunia ini kecuali kesenangan."

Maka dari itu hendaknya kita senantiasa mengingat kematian dan mengumpulkan amal untuk bekal di akhirat kelak. Sesungguhnya Allah SWT tidak menghitung banyak sedikitnya ibadah yang kita lakukan, tapi benar salahnya ibadah yang kita lakukan. Untuk dapat melakukan ibadah dengan benar, kita harus mencari ilmu sehingga ibadah yang kita lakukan tidak menjadi sia-sia.

Comments

Popular posts from this blog

Prospek Kerja Sarjana Kehutanan

Kenapa Fakultas Kehutanan UGM?